Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam, FPEB, Universitas Pendidikan Indonesia bekerja sama dengan LAZ Nasional Rumah Amal Salman untuk menyelenggarakan Seminar Keuangan Syariah dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat yang dikhususkan kepada Amil Se Bandung Raya pada hari Jumat, 03 Mei 2024. Seminar ini yang bertempat di GSG (Gedung Serba Guna) Masjid Salman ITB yang menghadirkan oleh Associate Prof. Dr. Muhammad Hakimi Bin Mohd Shafiai (Islamic Economics Cluster (EKONIS) Center of Sustainable and Inclusive Development (SID) Faculty of Economics and Management Universiti Kebangsaan Malaysia) dan Associate Prof. Dr. Muhamad Abduh (School of Business and Economics Universiti Brunei Darussalam).

Seminar Keuangan Syariah ini dihadirkan beberapa pihak penting seperti Ketua Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah, Direktur Rumah Amal Salman, Dosen IEKI UPI, Amil Muda Rumah Amal Salman dan Amil Se Bandung Raya. Kegiatan ini dimulai pada 08.30 yang dipandu oleh Firda Syafriyanti, S.Pd (Kepala BSO Beasiswa Rumah Amal Salman) kemudian dilanjutkan oleh pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Miftahudin, S.I.Kom (Head of Strategic Partnership and Networks Rumah Amal Salman) dan dilanjutkan sambutan-sambutan.

Dalam sambutan Ibu Dr. Aas Nurasiyah M.Pd (Ketua Prodi IEKI) menyampaikan bahwa kegiatan ini ikhtiar dari Prodi IEKI untuk mengenalkan Keuangan Syariah Sosial. Seminar tersebut merupakan rangkaian dari program Adjunct Professor yang didanai hibah World Class University (WCU) UPI 2024.   Pada sambutan Pak Syahrial S.T., M.S.P (Direktur Rumah Amal Salman) menyampaikan bahwa kegiatan ini memperkuat jaringan kolaboratif antar lembaga zakat dan institusi pendidikan untuk memperdalam pemahaman tentang pentingnya menerapkan ekonomi syariah untuk kesejahteraan masyarakat luas.

Selanjutnya, penyampaian seminar dipandu oleh Pak Mumuh Muhammad S.E., M. A (Dosen Prodi IEKI). Pematerian pertama oleh Associate Prof. Dr. Muhammad Hakimi mengenai pertimbangan teoritis dan praktis keuangan sosial syariah inklusif melalui skema waqf dan qardul hasan. Beliau menyampaikan bahwa dalam sistem keuangan sosial Islam baik dengan instrumen wakaf atau zakat diharapkan tidak menggunakan cara yang tradisional, melainkan sudah selayaknya menggunakan sistem modern. Pematerian kedua oleh Associate Prof. Dr. Muhamad Abduh memaparkan tentang perkembangan Lembaga ZISWAF di berbagai negara seperti Brunei dan Malaysia. Dalam paparannya beliau menekankan contoh yang baik bahwa di negara tersebut bahwa Masyarakat diharapkan membayar ziswaf ke Lembaga dikarenakan agar tersalurkan dengan secara merata dan dikelola secara profesional oleh Lembaga Amil Zakat.

Alhamdulillah, seminar keuangan syariah berjalan dan meriah. Adapun sebagai penutup, Rumah Amal Salman sebagai Tuan Rumah memberikan piagam kepada para pemateri sebagai kenang-kenang pemateri dan penyelenggara yang secara simbolis diserahkan oleh Bapak Syachrial, S.T., M.S.P. (Direktur Rumah Amal Salman)  dan Bapak Romi Hardiansyah, S.T. (Wakil Direktur Rumah Amal Salman & Pengurus Pusat Forum Zakat Bidang Inovasi). Selanjutnya ditutup dengan doa dan foto bersama kepada seluruh peserta seminar. Semoga para Amil Muda se-Bandung Raya bisa mendapatkan ilmu pengetahuan, pengalaman bahkan insight baru dari para ahli professional dalam mengelola Ziswaf. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjaga silaturahmi dan sinergi positif bagi para amil, lembaga dan institusi pendidikan khususnya UPI untuk literasi ekonomi syariah khususnya pada pengembangan ZISWAF di Indonesia.

Bandung, 10 Mei 2024