Alhamdulilah, Prodi IEKI telah berhasil menggelar Webinar dengan topik Inspiring Talks: Scholarship and Study Abroad pada hari Ahad, 10 Mei 2020 pukul 12.30 – 15.00. Acara dihadiri lebih dari 250 peserta yang hadir via zoom webinar. Terdapat 3 Narasumber utama pada acara webinar ini. Pembicara yang pertama yaitu saudara Mumuh Muhammad, mahasiswa alumni IEKI  (angkatan 2013) yang berhasil meraih Beasiswa Pemerintah Turki atau  Turkiye Burslari awardee. Mahasiswa master  Islamic Economics and Finance di Istambul University, Turki adalah mahasiswa berprestasi UPI pada tahun 2017. Pemuda asal Purwakarta ini berbagi tips-tips dan proses mendapatkan beasiswa tersebut.

Narasumber yang kedua yaitu Wahyu Jatmiko, yang saat ini mengenyam studi di Durham University dan merupakan LPDP Scholarship Awardee, berbagi mengenai pengalaman memperoleh beasiswa dan juga alasan mengapa beliau memilih UK sebagai tujuan studinya. Selain itu, mas Wahyu sebagaimana biasa disapa, yang juga adalah Ketua MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) wilayah UK ini. PhD Candidate Durham University ini berbagi juga informasi mengenai beasiswa khususnya untuk yang punya kepeminatan Islamic finance di berbagai kampus di UK, baik di tingkat Master maupun P.hD. Selain itu Wahyu, berbagi juga mengenai topik riset yang menarik di bidang Islamic Finance, termasuk tips bagaimana mencari supervisor terbaik untuk melanjutkan studi di UK agar selesai tepat waktu dan lancar.

Adapun di sesi terakhir,  Novat Pugo Sambodo,  yang merupakan PhD Candidate di Erasmus University Rotterdam saat ini berbagi mengenai tips-tips yang menarik tentang  Mahasiswa “nanggung” Juga Pengen Beasiswa. Yang mana dalam paparan Mas Pugo ini memotivasi teman-teman untuk yang memiliki nilai akademik rata-rata pun bisa meraih beasiswa ke luar negeri. Berbagai tips dan motivasi beliau bagikan juga termasuk membuat planning atau perencanaan dan juga membuat timeline untuk mencapai targetan tersebut. Selain itu Pugo juga menekankan agar memperkaya pengalaman organisasi dan juga prestasi non akademik lainnya agar bisa menarik perhatian pemberi beasiswa, terutama bila nilai akademik tergolong tidak begitu menonjol. Adapun hal yang beliau tekankan selain hal-hal tersebut yaitu perlunya mahasiswa untuk mencari coach atau pembimbing yang mengarahkan  diri kita  untuk menunjukan kelebihan kekurangan kita namun kemudian memberikan input yang konstruktif agar kita berhasil berprestasi di hari kemudian dan salahsatunya mendapatkan beasiswa di antaranya. Beliau bersyukur dengan pencapaiannya meski merasa anak yang biasa-biasa saja namun berhasil meraih beasiswa di antaranya dari  Australian Development Scholarship & LPDP Awardee.

Acara ini dipandu oleh saudara Erik Sopian, alumni IEKI  angkatan 2013, dan telah menyelesaikan studi masternya di Universitas Pertahanan, yang saat ini mengabdi di Bank Indonesia. Di akhir acara Kaprodi IEKI, bapak Dr. A. Jajang W. Mahri, M.Si memberikan e certificate yang diserahkan secara virtual kepada masing-masing pembicara.

Semoga acara ini menginspirasi banyak pihak terutama mahasiswa civitas FPEB terlebih mahasiswa IEKI agar terus bersemangat mencari ilmu di antaranya ke belahan dunia yang lainnya. aamiin…