Revolusi Industri 4.0 telah menghadirkan banyak inovasi dalam dunia bisnis. Semua bisnis yang ada di Industri mau tak mau harus mampu mengikuti perkembangan terkini. Termasuk di dalamnya adalah industri keuangan syariah. Industri keuangan syariah sebagaimana kita ketahui dibagi menjadi dua jenis kelembagaan keuangan Islam yaitu untuk tujuan komersil seperti perbankan syariah, pasar modal syariah dan sejenisnya. Di sisi lain ada juga lembaga keuangan non-komersil termasuk di dalamnya adalah BAZ (Badan Amil Zakat), LAZ (Lembaga Amil Zakat), dan Badan Wakaf.

Adapun PUSKAS BAZNAS yang concern dengan pengelolaan zakat yang lebih baik dan profesional tentunya selalu konsisten melakukan kajian-kajian dan juga aktif melakukan publikasi. Adapun publikasi yang dihasilkan tentunya terkait dengan isu-isu pengelolaan zakat terkini yang ada di tanah air maupun di ranah global. Oleh karenanya BAZNAS dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan zakat yang terukur dan bersifat objektif.

Alhamdulillah, pada hari Kamis 20 Desember 2018 Prodi IEKI berkesempatan menghadirkan para narasumber untuk Public expose Puskas BAZNAS 2018. Acara ini dihadiri oleh civitas Akademika Prodi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam. Dari paparan para pemateri bisa disimpulkan bahwasanya zakat perlu dihandle oleh orang-orang atau Sumber Daya Insani yang mumpuni dan mampu menjawab tantangan di era revolusi industri yang penuh dengan ketidakpastian dan tantangan. Semoga BAZNAS sebagai salahsatu Badan yang mengelola zakat di tingkat nasional bisa menjawab semua tantangan tersebut.